"ANDA BUTUH WAKTU, KAMI PERLU UANG"

Jumat, 06 Mei 2011

Di pepet 4 orang

Malam ini, sepulang dari gereja, sekitar pkl. 21.00 aku naik angkot ke rumah. Waktu ada 4 penumpang laki2 (seperti dari luar pulau Jawa) naik. Aku merasa tidak enak, dan akhirnya kuputuskan turun dan ganti mirkolet lainnya.

Semula aku tidak curiga kepada mereka, tetapi poin2 ini yang membuatkan memutuskan turun dan menghindari mereka :

1. Mereka ber-4, berbicara seolah2 mau menuju ke Waru tetapi mengapa naik mikrolet ke Rungkut, (dan tanya apakah mikrolet ini lewat pasar Gedongan?). Logikanya, naik aja mikrolet yg 'lurus' langsung ke Waru.

2. Aku seperti biasa duduk di pojok kiri belakang, dekat jendela angkot. 2 orang duduk di sebelah kiriku, 2 orang di depanku. Orang yang di sebelah kiriku, sejak awal terus bergerak badanya (bhs. Jawa = umek / usrek) saja.

3. Orang di sebelahnya, tangannya sudah 'sampai' ke aku, dan seperti biasa, pura2 buka atau tutup jendela.

Akhirnya, dekat sebuah Plaza aku turun. Dan, naik angkot berikutnya. Di angkot ini, ada seorang ibu di depanku dan seorang wanita di samping sopir. Kuceritakan tentang alasanku mengapa pindah ke mikrolet mereka ini.

Dan, ternyata ibu tadi mengkonfirmasi bahwa dia tadi juga 'didekati' oleh 4 orang itu, diajaknya naik (dari RSAL depan ROYAL Plaza). Ibu ini sudah curiga, dan menolak. Dia mau naik mikrolet ini, yang dilihatnya kosong. Kemudian ibu ini menceritakan bagaimana dia berdoa dengan sungguh-sungguh kepada TUHAN-nya beberapa waktu yg lalu, waktu dia melihat sekawanan copet seperti itu naik ,dan mencopet uang seorang kakek yang - - - baru saja mengambil uang pensiunnya... Ibu ini menyesal tidak bisa menolong, tetapi terus berdoa...

Waspadalah - waspadalah - - -